DPR: Panja Pemberantasan Mafia Pajak untuk Penguatan Institusi Hukum
Anggota Komisi III fraksi PPP Ahmad Yani menampik jika pembentukan Panitia Kerja (Panja) Pemberantasan Mafia Pajak, menjadi upaya pengkerdilan terhadap kasus mafia pajak Gayus Tambunan. Ia beralasan, pembentukan Panja adalah untuk penguatan institusi penegak hukum.
"Tidak seperti itu. Kita membawa platform yang jelas, ada tujuannya. Misalnya perbaikan kinerja, penataan kembali sektor perpajakan. Mungkin rekomendasinya akan berakhir progresif seperti itu. Disamping memberikan penghukuman," ujarnya ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/1).
Ia berusaha meyakinkan, kerja Panja ini tidak akan mengganggu proses pengusutan yang tengah berjalan di Kepolisian. "Panja kerja, Kepolisian bekerja. Biarkan proses di Kepolisian berjalan, tetapi Panja menggali lebih dalam," kata Yani.Bahkan, sambung dia, Panja dapat berkembang menjadi Pansus. "Malah bukan Panja lagi, tetapi Pansus. Beberapa sudah ada yang menggulirkan. Saya mau tandatangan sebagai inisiator," cetusnya.
Dalam diskusi yang digelar di Gedung Parlemen, anggota Komisi III dari fraksi PDIP Eva Sundari menegaskan, saat ini sudah saatnya Presiden ikut campur tangan menyelesaikan kasus Gayus.
"Dia kan kepala negara. Intervensi itu kalau membengkokkan yang lurus. Ini bukan intervensi, tapi ini perintah. Kalau tidak ada ketegasan, kasus Gayus tidak akan tuntas," tegasnya.
Syarifuddin Suding dari Fraksi Hanura menambahkan, kasus Gayus seharusnya menjadi momentum pemerintah untuk menegakkan hukum secara maksimal. Apalagi, kasus Gayus hampir melibatkan seluruh pranata hukum.
Sumber: mediaindonesia
Link Terkait:
- Kekuasaan DPR, Pendulum Reformasi?
- Kualitas UU Buruk Karena DPR Tidak Paham Hukum
- Ketua DPR Target 35 RUU Diselesikan di 2010
- DPR Lemah, UU Disusupi Asing
- PSHK: UU 27/2009 Lemah Atur Akuntabilitas BURT
- Jalan-jalan DPR ke Luar Negeri Buat Pembahasan RUU Terhambat
- DPR Studi Banding Mata Uang ke Swiss
- Pembahasan RUU Lamban, Baleg DPR tidak Mau Disalahkan
- Kunker di Tengah Bencana Perlu UU
- Komisi II DPR Optimis UU Politik Tuntas 2011
- Inilah 71 RUU prioritas DPR di 2011
- DPR Cuma Menghasilkan 14 UU
- Putusan Mahkamah Konstitusi Mengenai Pengujian UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPR
- DPD Sewot Tak Diajak Bahas RUU Keistimewaan DIY
- Hak Angket Ungkap Korupsi Penerimaan Pajak
- Ahli: UU Pemilu inskonstitusional bagi calon PNS
- DPR Menargetkan Sahkan 20 RUU
- DPR Studi Banding Lagi
- Pascareses, belum Ada RUU Baru ke DPR
- Reses Berakhir, DPR Target Sahkan 17 RUU
- Pembahasan RUU Hukum di Baleg Rawan Konflik Kepentingan
- Hari Ini DPR Sahkan Perubahan UU Mahkamah Konstitusi
- DPR-Pemerintah Prioritaskan Tiga RUU
- LSM: Kualitas UU Tidak Didasarkan Uji Materi
- DPD RI Mulai Susun Materi RUU Konflik Sosial
- Laode: DPD Memiliki Legalitas Ikut Bahas RUU
- Karena Reshuffle, RUU BPJS Disahkan usai Reses
- DPR: Revisi Undang-Undang KPK Suatu Keharusan
- Ambang Batas Dinaikkan Agar Sistem Presidensial Efektif
- DPD Ajukan Uji Materiil UU MD3
- PBNU: UU Ormas Harus Perkuat Masyarakat Sipil

